Penggunaan Sound System dan Problem Moral Sosial

Main Article Content

Brigitha Viviana Dua Raga
Magdalena Yuliani Nona Afni

Abstract





Article History:


Received:


Revised:


Accepted:


 


 




 




Abstract: Penggunaan sound system dalam berbagai aktivitas sosial, keagamaan, dan hiburan telah menjadi fenomena yang semakin masif di tengah masyarakat. Di satu sisi, sound system berfungsi sebagai media komunikasi dan sarana ekspresi budaya yang memperkuat interaksi sosial. Namun, di sisi lain, penggunaan yang tidak terkontrol sering menimbulkan problem moral dan sosial, seperti gangguan kenyamanan, konflik antarwarga, menurunnya sikap saling menghargai, serta melemahnya kesadaran etika ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan sound system dalam perspektif moral sosial serta mengidentifikasi dampaknya terhadap harmoni kehidupan masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi literatur dan pengamatan fenomena sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa problem moral sosial yang muncul tidak hanya disebabkan oleh aspek teknis penggunaan sound system, tetapi juga oleh rendahnya kesadaran etis, lemahnya kontrol sosial, dan minimnya pemahaman terhadap nilai-nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi moral, penguatan regulasi sosial, serta peran aktif tokoh masyarakat dan pemerintah dalam mengelola penggunaan sound system secara bijak agar tidak menimbulkan konflik dan tetap sejalan dengan nilai-nilai moral sosial.






Keywords: 3-6 word






 

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Dua Raga, B. V., & Magdalena Yuliani Nona Afni. (2026). Penggunaan Sound System dan Problem Moral Sosial. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(2), 4986–4992. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.14485
Section
Articles