Loneliness dan Kecemasan Sosial sebagai Prediktor Nomophobia pada Gen-Z Pengguna Media Sosial Aktif di Yogyakarta

Main Article Content

Lilien Istiqomah
Andhita Dyorita Khoiryasdien

Abstract

Nomophobia merupakan bentuk kecemasan ketika individu tidak dapat mengakses smartphone. Fenomena ini meningkat pada Generasi Z yang sangat intens menggunakan media sosial. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan loneliness dan kecemasan sosial terhadap nomophobia pada Gen-Z pengguna media sosial aktif di Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 415 responden Gen-Z berusia 14–29 tahun yang menggunakan media sosial lebih dari lima jam per hari. Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa loneliness dan kecemasan sosial secara simultan berhubungan signifikan dengan nomophobia (F = 27,319; p < 0,001). Secara parsial, loneliness berhubungan signifikan dengan nomophobia (r = 0,177; p < 0,001), demikian pula kecemasan sosial (r = 0,295; p < 0,001). Nilai R² sebesar 0,117 mengindikasikan bahwa kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 11,7% terhadap nomophobia. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi loneliness dan kecemasan sosial, semakin tinggi kecenderungan individu mengalami nomophobia. Penelitian ini memberikan implikasi pada pengembangan intervensi kesehatan mental dan literasi digital pada Gen-Z.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Istiqomah, L., & Andhita Dyorita Khoiryasdien. (2026). Loneliness dan Kecemasan Sosial sebagai Prediktor Nomophobia pada Gen-Z Pengguna Media Sosial Aktif di Yogyakarta. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(2), 4013–4025. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.13992
Section
Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.