Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Moderat Dalam Masyarakat Plural Di Perumahan Sumput Asri Driyorejo Gresik

Main Article Content

Noviyanti Arini
Muhammad Muizzudin

Abstract

Nilai merupakan sesuatu yang dianggap penting dan menjadi pedoman dalam kehidupan manusia, baik berupa keyakinan maupun cita-cita yang ingin dicapai. Dalam konteks pendidikan Islam, nilai berfungsi sebagai landasan pembentukan kepribadian muslim yang beriman dan berakhlak mulia. Pendidikan Islam tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai Ilahiah agar peserta didik mampu menjalankan tugasnya sebagai hamba dan khalifah di bumi. Menurut Quraish Shihab, nilai-nilai pendidikan Islam mencakup lima aspek utama, yaitu nilai akidah, akhlak, ibadah, kehidupan bermasyarakat, dan hubungan sosial. Proses internalisasi nilai dalam pendidikan Islam terdiri dari tiga tahap: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi, di mana nilai-nilai tersebut diharapkan tertanam dan tercermin dalam perilaku peserta didik. Dalam konteks masyarakat plural yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, internalisasi nilai pendidikan Islam menjadi penting untuk menciptakan keharmonisan dan mengatasi potensi konflik sosial. Dengan demikian, pendidikan Islam berperan strategis dalam menanamkan nilai-nilai universal yang mampu mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan masyarakat yang toleran dan damai.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Arini, N., & Muhammad Muizzudin. (2026). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Moderat Dalam Masyarakat Plural Di Perumahan Sumput Asri Driyorejo Gresik. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(2), 3592–3596. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.13282
Section
Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.