Implikasi Teori Belajar Humanisme Dalam Pendidikan Islam

Main Article Content

Fatimah Nurlala Iwani
Muhammad Muslimin
Andi Rafiqah Rahmah
Yuspiani Yuspiani

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip humanisme, seperti pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh, kebebasan belajar yang bertanggung jawab, aktualisasi diri, dan hubungan edukatif yang empatik dapat diintegrasikan dalam proses pendidikan Islam tanpa mengabaikan nilai-nilai tauhid dan akhlak. Teori belajar humanisme menjadi salah satu pendekatan penting dalam pendidikan modern karena menekankan kebebasan belajar, penghargaan terhadap martabat manusia, hubungan edukatif yang empatik, serta aktualisasi diri, dalam teori ini pendidik berperan sebagai fasilitator dalam pengembangan potensi positif peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan studi pustaka/library research yaitu pengumpulan data dengan cara memahami dan menjelaskan teori-teori literatur yang berkaitan dengan penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan bahwa teori belajar humanisme memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan dan prinsip pendidikan Islam, khususnya dalam upaya membentuk manusia yang berilmu, berakhlak, dan berkepribadian utuh. Teori humanisme menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif pembelajaran yang memiliki potensi bawaan, kebebasan memilih, serta kemampuan untuk mengembangkan dirinya secara optimal. Prinsip ini sejalan dengan pandangan Islam yang memandang manusia sebagai makhluk mulia yang dianugerahi akal, fitrah, dan tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Fatimah Nurlala Iwani, Muhammad Muslimin, Andi Rafiqah Rahmah, & Yuspiani, Y. (2026). Implikasi Teori Belajar Humanisme Dalam Pendidikan Islam. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(3), 237–243. https://doi.org/10.56799/jim.v5i3.14791
Section
Articles