Karakteristik Migrasi Risen Provinsi Gorontalo: Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020

Main Article Content

Muhammad Yusuf
Iswan Dunggio

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik migrasi risen di Provinsi Gorontalo berdasarkan hasil LF-SP2020. Dengan menggunakan data LF-SP2020, penelitian ini menggali karakteristik migrasi risen melalu variabel umur, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, perumahan, serta pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok umur 20-24 tahun dan 25-29 tahun mendominasi migrasi risen. Selain itu, migrasi risen didorong oleh faktor ekonomi, seperti pencarian pekerjaan dan pendidikan, serta perubahan sosial yang tercermin dalam status perkawinan migran. Migrasi risen neto di Provinsi Gorontalo tercatat positif, dengan wilayah seperti Bone Bolango dan Gorontalo Utara menjadi tujuan utama migran, sementara Kabupaten Gorontalo mengalami migrasi risen neto negatif. Pendidikan tinggi menjadi faktor penting dalam keputusan migrasi risen, di mana migran risen dengan pendidikan lebih tinggi lebih cenderung berpindah untuk mengejar peluang yang lebih baik. Selain itu, migran risen yang bekerja di sektor jasa mendominasi pasar tenaga kerja. Disarnkan agar pemerintah Provinsi Gorontalo lebih fokus pada pengembangan sektor-sektor yang memiliki potensi untuk menyerap tenaga kerja migran dan peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan juga penting untuk mempersiapkan migran dengan kapasitas kerja yang lebih tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yusuf, M. ., & Dunggio, I. . (2025). Karakteristik Migrasi Risen Provinsi Gorontalo: Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(4), 345–361. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i4.9615
Section
Articles

References

Amini, A. F., Sugiharti, L., Aditina, N., & Meidika, Y. A. (2020). Analisis Migran Risen di Sektor Formal dan Informal: Hasil Sakernas 2018. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 23(1), 37-52.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Migrasi Provinsi Gorontalo Hasil Long Form Sensus Penduduk 2020. Gorontalo, Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo.

Hasnawati, Nurdin, M. I., & Hasim, D. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Migrasi di Kabupaten Pulau Taliabu. Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen dan E-Commerce, 2(4), 138-142.

Kabul, L. M. (2021). Migrasi Risen di Provinsi Nusa Tenggara Barat Berdasarkan Hasil SP 2010 dan SUPAS 2015. Jurnal Ganec Swara, 15(1), 805-812.

Loe, A. T., Abdullah, F., & Mardiasih, N. C. (2022). Faktor Pendorong dan Penarik Migrasi Penduduk di Perkotaan (Kasus Migran Atambua di Kota Malang). Journal of Regional Economics Indonesia, 3(1), 61-72.

Msigwa, R. E. (2013). Determinants of Internal Migration in Tanzania. Journal of Economics and Sustainable Development, 4(9), 28-35.

Mujiburrahmad, Hamid, A. H., & Nufus, T. (2021). Pola Migrasi dan Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Migrasi Penduduk di Kecamatan Padang Tiji. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(3), 419-429.

Prameswari, M. D., & Asmara, K. (2024). Determinan Migrasi Masuk di Kota Surabaya. Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi, 13(2), 500-514.

Rijal, S., & Tahir, T. (2022). Analisis Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi di Wilayah Perkotaan (Studi Kasus Wilayah Kota Makassar). Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies, 3(1), 262-276.

Sudibia, I. K., Rimbawan, I. N. D., & Adnyana, I. B. (2012). Pola Migrasi dan Karakteristik Migran Berdasarkan Hasil Sensus Penduduk 2010 di Provinsi Bali. Piramida, 8(2), 59-75.

Syawaluddin, S., & Abdullah, M. K. (2022). Faktor Pendapatan dan Pendidikan Sebagai Pencetus Migrasi di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan serta Dampaknya terhadap Perekonomian. Al-Buhuts, 18(2), 594-608.

Zainuddin, A. (2019). Analisis Kondisi Sosial Ekonomi Terhadap Migrasi Keluar Kelas Pekerja. Jurnal EcceS, 6(1), 54-71.