Potensi Pakaian Cetak Sablon Sebagai Wadah Perkembangan Budaya Lokal
Main Article Content
Abstract
Pakaian hasil sablon ini memiliki peran yang strategis dalam mengekspresikan jati diri budaya setempat dan menjadi media ekspresi kreatif bagi masyarakat. Dalam konteks pengembangan budaya, sablon pada pakaian tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetika, tetapi juga sebagai salah satu cara melestarikan dan menyebarluaskan nilai kearifan lokal. Sablon juga dapat menjadi wadah pengembangan budaya setempat dengan menonjolkan aspek desain, produksi, serta dampak sosial dan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan meliputi kajian pustaka dan analisis sablon pada industri fesyen setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakaian hasil sablon dengan menggunakan motif dan simbol budaya dapat meningkatkan reputasi warisan budaya masyarakat. Selain itu, produk ini memberikan peluang bagi industri kreatif dan UMKM untuk mendorong inovasi dalam industri tekstil. Oleh karena itu, pakaian dengan teknik sablon ini memiliki potensi yang besar bagi keberlanjutan budaya setempat di tengah pesatnya perkembangan globalisasi.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Tobroni, M. I. (2011), TEKNIK SABLON SEBAGAI MEDIA APRESIASI KARYA DESAIN PADA TSHIRT. Jurnal Binus HUMANIORA Vol.2 No.1 April 2011: 169-181.
Neonagy. (n.d.). Kaos Lokal: Identitas Budaya dalam Gaya Berpakaian.
Good News From Indonesia. (2024, 27 Maret). Kemajuan Teknologi Sablon Kaos. Diakses pada 19Maret2025 .
Media Sulsel. (n.d.). Fenomena Industri Sablon di Makassar: Perkembangan, Tantangan, dan Potensi Bisnis.
Widewalls. (n.d.). Screen Printing - Silkscreen Prints.
Victory's Factory. (n.d.). History of Screen Printing: From China to Present.
Scribd. (n.d.). Artikel Jurnal Sablon.
Saputro, H. B., & Susanto, E. (2018). Pengembangan Desain Sablon Kaos Berbasis Seni Budaya Nusantara.
Wulaningrum, R., Kadafi, M., Cahyadi, D., & Rony, H. (2024). Pelatihan Kewirausahaan Sablon bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Samarinda. Jurnal ETAM, 4(1), 21-30.
Sinaga, O. (2022). Manajemen pertunjukan seni tradisional berbasis keragaman budaya dan kearifan lokal Sumatera Utara. ResearchGate.