Pembuatan Karpet Karet Dari Kompon Karet Menggunakan Bahan Pengisi Silika Dan Tanah Liat
Main Article Content
Abstract
Karpet karet merupakan salah satu jenis karpet karet yang dibuat dari bahan kompon karet dan diproses melalui metode cetak vulkanisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh penggunaan silika dan lempung sebagai filler dalam proses pembuatan kompon karet karpet, serta memperoleh komposisi optimum yang memenuhi persyaratan. Pada penelitian ini, variasi yang digunakan adalah bahan filler penguat yaitu silika dan variasi bahan filler non penguat yaitu lempung dengan variasi perbandingan silika : lempung sebesar 50 : 0, 45 : 5, 40 : 10, dan 35 : 15. Parameter yang diuji adalah kekerasan Shore A, tegangan putus Mpa, perpanjangan saat putus N/cm2 dan ketahanan pegcepatan. Hasil pengujian kompon karet karpet yang mendekati persyaratan SNI terdapat pada perlakuan P1 (variasi silika : lempung = 50 : 0) dengan total bahan filler yang digunakan sebesar 50 phr. Karakteristik fisik-mekanik kompon karet karpet yang diperoleh menghasilkan nilai-nilai yaitu kekerasan 68 shore A, tegangan putus 2110 N/mm2, perpanjangan putus 610%, dan ketahanan terhadap retak. Hasil uji kekerasan yang diperoleh dari semua percobaan tidak memenuhi SNI 12-1000-1989 untuk karpet karet, sedangkan hasil uji kuat tarik, perpanjangan putus dan ketahanan terhadap percepatan memenuhi SNI 12-1000-1989 untuk karpet karet.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ahmad H.R. (2023). Pengaruh Perbandingan Jumlah Bahan Pengisi Silika Terhadap Kekerasan Produk Karet Bantalan Jembatan di PT Sekar Wangi Rubber. Yogyakarta : Laporan Penelitian Politeknik ATK Yogyakarta
Alfa, A.A. (2005). Bahan Kimia untuk Kompon Karet. Kursus Teknologi Barang Jadi Karet Padat. Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor. Bogor.
Alfa, A A., T K. (2011). Studi Pemanfaatan Karet Skim Baru Sebagai Bahan Baku dalam Pembuatan Sol Karet. Bogor : Balai Penelitian Karet
Arizal, R. (1999). Rubber Processing Oil Produk dalam Negeri. Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor
Azhari, dan Aziz, M. (2016). “Sintesis dan karakterisasi material berpori berbasis mineral silika Pulau Belitung”. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara
Basseri, A. (2005). Teori praktek barang jadi karet. Balai Penelitian dan Teknologi Karet. Bogor
Boonstra, B.B. (2005). Reinforcement by filler. J.Rubber Age, 92(6) : 227-235.
Fathurrohman, MI. (2016). Ketahanan N-pentana dan Sifat Mekanis Vulkanisat Karet Perapat dari Campuran Karet Alam/akrionitril-butadiena dengan Kompatibilizer. Bogor, Indonesia: Pusat Penelitian Karet.
Hari A.P dan Popy.M. (2021). Pengaruh Si-69 Terhadap Karakteristik Vulkanisat Karet Alam Dengan Bahan Pengisi Silika. Palembang : Balai Riset Dan Standarisasi Industri
Hoon, Т С. (2006). Epoxidized Natural Rubber (ENR-50) Stabilized Gold and
Platinum Organosols. Universiti Sains Malaysia.
Ismail, T.(2001). Natural Rubber. Tersedia di https://media.neliti.com/media/publications/141433-ID-none.pdf. (di akses tanggal 18 maret 2024)
Kusnata, T. (1976). Pengujian Fisika Pada Karet. Pusat Penelitian Perkebunan Bogor
Mark. J.E, dkk. (2005). Science and Technology of Rubber. Third Edition.Elsevier : Amsterdam.
Nasruddin. (2008). “Teknologi Pembuatan Membran dari Karet Aam (Natural Rubber) untuk Memisahkan Stearin pada Minyak Goreng dari Crude Palm Oil”, Laporan Penelitian Balai Riset Standardisasi Industri Palembang.
Nursufi, F.S.H. (2012). Laporan Pembuatan Kompon. Tersedia di https://id.scribd.com/doc/108536300/Laporan-pembuatan-kompon.di. di akses tanggal 28 Mei 2024)
Nuyah. (2011). Pengaruh Penggunaan SBR dan NR Terhadap Sifat Fisika Kompon Karet Packing Cap Radiator. Jurnal Dinamika Penelitian Industri
Nuyah dan Rahmaniar. (2016). Pemanfaatan Pasir Kuarsa Sebagai Bahan Pengisi dalam Pembuatan Karpet Karet. Palembang : Balai Riset Dan Standarisasi Industri
Rizqullah, M D., dan Nugraha, D. (2018). Pengaruh Temperatur dan Waktu Vulkanisasi terhadap Sifat Fisika Sol Karet Cetak dengan Bahan Pengisi Arang Aktif Tempurung Kelapa. Palembang: Balai Riset Dan Standarisasi Industri
Syamsul, B dan Rahmaniar. (2015). Kompoait Batu Apung Dan Clay Sebagai Bahan Pengisi Pada Pembuatan Kompon Lis Kaca Mobil. Palembang : Balai Riset Dan Standarisasi Industri
Vachlepi, A., dan Said, E. (2015). Kajian pembuatan kompon karet pengisi alam dari bahan pengisi abu briket batubara dan arang cangkang sawit. Palembang. Balai Penelitian Sembawa.