Manajemen Perbankan Berbasis ESG Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Keuangan
Main Article Content
Abstract
Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi isu strategis dalam industri perbankan modern seiring meningkatnya tuntutan keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Perbankan tidak hanya dituntut untuk mencapai kinerja keuangan yang optimal, tetapi juga memastikan bahwa aktivitas bisnisnya memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan tata kelola perusahaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perbankan berbasis ESG serta dampaknya terhadap kinerja keuangan bank. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap jurnal nasional dan internasional, laporan keberlanjutan perbankan, serta regulasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan ESG secara terintegrasi mampu meningkatkan reputasi, efisiensi operasional, dan kepercayaan investor, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja keuangan jangka panjang. Namun demikian, implementasi ESG juga menghadapi tantangan berupa biaya awal yang tinggi, keterbatasan data, dan kesiapan sumber daya manusia. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik dan praktis dalam pengembangan manajemen perbankan berkelanjutan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Elkington, J. (1997). Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business. Oxford: Capstone.
Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Peraturan OJK tentang Keuangan Berkelanjutan. Jakarta: OJK.
Sutrisno. (2019). Manajemen Keuangan Teori, Konsep, dan Aplikasi. Yogyakarta: Ekonisia.
Weber, O. (2014). Environmental, social and governance reporting in the banking sector. Business Strategy and the Environment, 23(3), 153–167.