Implementasi Mapalus dalam Perspektif Global
Main Article Content
Abstract
Mapalus merupakan sistem kerja sama tradisional masyarakat Minahasa yang menekankan solidaritas, gotong royong, dan tanggung jawab kolektif dalam memenuhi kebutuhan sosial-ekonomi. Di tengah era globalisasi, nilai-nilai Mapalus menunjukkan relevansi yang signifikan terhadap kecenderungan dunia yang semakin mendorong kolaborasi, pembangunan komunitas, dan penguatan modal sosial. Artikel ini membahas implementasi nilai-nilai Mapalus dalam perspektif global, mengidentifikasi bentuk-bentuk implementasi di berbagai negara, serta membandingkan praktik Mapalus dengan model kolaboratif internasional seperti community-based development, cooperative movement, dan social capital strengthening. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis literatur, dan menghasilkan temuan bahwa nilai Mapalus dapat menjadi model kolaborasi lokal yang berpotensi mendukung pembangunan berkelanjutan, ketahanan sosial, serta peningkatan kesejahteraan komunitas.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Baba, J. (2016). Kearifan lokal dalam dinamika sosial masyarakat Indonesia. CV Samudra Ilmu.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.
Palilingan, M. (2018). Mapalus sebagai sistem sosial masyarakat Minahasa. Jurnal Sosial dan Budaya, 12(2), 145–158.
Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: The collapse and revival of American community. Simon & Schuster.
Rondonuwu, R. (2020). Transformasi nilai Mapalus dalam tantangan modernisasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(1), 34–47.
Scott, J. C. (2012). The moral economy of the peasant. Yale University Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tumbelaka, G. (2017). Implementasi Mapalus di era globalisasi: Peluang dan tantangan. Jurnal Pembangunan Masyarakat, 9(3), 210–223.