Implementasi Massage Effleurage Berbasis Evidence-Based Practice sebagai Intervensi Keperawatan Mandiri pada Nyeri Persalinan Kala I
Main Article Content
Abstract
Proses persalinan umumnya disertai dengan sensasi nyeri yang dirasakan pada area perut. Nyeri ini mulai muncul sejak terjadinya pembukaan serviks, yaitu pada fase kala I persalinan. Apabila nyeri tidak dikelola dengan baik dan melebihi ambang toleransi ibu, kondisi tersebut dapat menimbulkan dampak negatif baik bagi ibu maupun bayi. Salah satu intervensi yang diterapkan oleh penulis untuk membantu mengurangi nyeri persalinan adalah massage effleurage. Massage effleurage merupakan teknik pijat dengan gerakan usapan yang lembut, perlahan, berkesinambungan, dan dilakukan secara melingkar pada daerah abdomen. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan hasil optimalisasi penerapan massage effleurage dalam mengendalikan nyeri persalinan. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada Ny. N yang menjalani persalinan di RS Ansari Saleh Banjarmasin. Berdasarkan hasil pengkajian, Ny. N mengalami nyeri dengan skala 8 yang muncul setiap tiga menit akibat dilatasi serviks, sehingga ditegakkan diagnosis keperawatan berupa nyeri persalinan berhubungan dengan pembukaan serviks. Intervensi massage effleurage dilakukan dengan memberikan penjelasan terkait teknik dan waktu pelaksanaannya. Evaluasi pertama menunjukkan penurunan skala nyeri dari 8 menjadi 7, meskipun pasien masih sesekali menunjukkan respons nyeri. Pada evaluasi kedua, nyeri semakin berkurang dan lebih terkontrol, yaitu dari skala 7 menjadi 6, serta pasien mulai mampu beradaptasi dengan nyeri persalinan. Perawat diharapkan dapat mengembangkan intervensi keperawatan nonfarmakologis lainnya dalam manajemen nyeri persalinan guna meningkatkan kesehatan dan kenyamanan pasien.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alodokter. (2019, October 10). Postpartum depression. https://www.alodokter.com/postpartum-depression
Anik, M. (2010). Ilmu kesehatan anak dalam kebidanan. CV Trans Info Media.
Astuti, T. W. (2020). Literature review: Efektivitas massage effleurage terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin. Jurnal Keperawatan, 6(2), 14–20.
Bingan, E. C. (2020). Pengaruh teknik massage effleurage terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Midwifery Care Journal, 1(5).
Djunizar, D. L. (2018). Pengaruh pemberian teknik nafas dalam terhadap nyeri persalinan kala I di BPS Hj. Riza Faulina Sofyan, S.St wilayah kerja Puskesmas Raja Basa Indah Kota Bandar Lampung tahun 2018. Jurnal Kesehatan Holistik (The Journal of Holistic Healthcare), 10(3), 1–4.
Herinawati, T. H. (2019). Pengaruh effleurage massage terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(3), 590–601.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019, February 15). Kematian maternal dan neonatal. http://www.kemkes.go.id
Magfirah, I. (2020). Metode massage effleurage terhadap intensitas nyeri. Jurnal Kebidanan, 6(4), 481–484.
Manurung, S. (2011). Buku ajar keperawatan maternitas: Asuhan keperawatan intranatal. Trans Info Media.
MAS, R. H. (2016, March 10). Profil Rumah Sakit Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. http://rsas.kalselprov.go.id/
NANDA International. (2018). Diagnosis keperawatan: Definisi dan klasifikasi 2018–2020 (11th ed.). EGC.
Qonitun, U. (2020). The effect of massage effleurage on pain intensity and length of labor I in the normal inpartu in Tuban District. Jurnal MIDPRO, 12(1).
Rahayu, S. (2020). Teknik massage effleurage dapat mengurangi nyeri kala I pada ibu bersalin di Puskesmas Halmahera Kota Semarang. Jurnal Kesehatan, 13(1), 78–84.
Rohani, D. (2011). Asuhan kebidanan pada masa persalinan. Salemba Medika.
Sa’diyah, U. N. (2020). Efektivitas effleurage massage dan teknik counterpressure terhadap tingkat nyeri ibu bersalin kala I fase aktif: Systematic review [Karya ilmiah]. Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur.
Susiana, S. (2020, December). Angka kematian ibu: Faktor penyebab dan upaya penanganannya. Bidang Kesejahteraan Sosial.
Wagiyo, N. P. (2016). Asuhan keperawatan antenatal, intranatal dan bayi baru lahir fisiologis dan patologis. CV Andi.
Wahyuni, S. N. (2019). Perbedaan nyeri persalinan pada ibu yang mendapatkan terapi murottal Qur’an dan musik klasik di klinik bersalin Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 14(2).
Wahyu Ersila, L. D. (2019). Perbedaan efektivitas massage effleurage dan kompres dingin terhadap nyeri persalinan di Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Jurnal SIKLUS, 8(2).
Wardhani, A. S. (2018). Penerapan effleurage massage untuk mengurangi nyeri punggung bawah ibu hamil trimester III di BPM Yuspoeni Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen [Karya ilmiah]. Stikes Muhammadiyah Gombong.
Wulan, S. N. (2019). Perbedaan efektivitas metode terapi musik religi dengan massage effleurage terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif primigravida. Jurnal Kebidanan Kestra (JKK), 2(1).