Evaluasi Infrastruktur Pariwisata Pantai Anyer: Analisis Aksesibilitas, Fasilitas Umum, dan Partisipasi Masyarakat
Main Article Content
Abstract
Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam pengelolaan infrastruktur pariwisata di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Latar belakang penelitian ini adalah ketidakseimbangan antara bertambahnya jumlah wisatawan dan kualitas infrastruktur publik yang masih kurang, terutama dalam hal kebersihan, sarana umum, dan keterlibatan masyarakat lokal. Studi ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung oleh data kuantitatif. Data awal didapatkan lewat wawancara mendalam bersama pejabat Dinas Pariwisata, komunitas lokal, dan pelaku usaha, serta melalui pengamatan di lapangan. Data sekunder diambil dari dokumen resmi pemerintah, laporan Badan Pusat Statistik, publikasi ilmiah, dan berita media online. Hasil studi menunjukkan bahwa pemerintah lebih mengutamakan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan promosi pariwisata, namun kurang memberikan perhatian pada pemeliharaan sarana publik. Sektor swasta menguasai investasi pada hotel dan resor, tetapi partisipasinya dalam tanggung jawab sosial perusahaan masih minim. Masyarakat setempat terlibat melalui usaha kecil dan layanan pariwisata, namun partisipasi mereka masih terbatas akibat kurangnya modal dan pelatihan yang minim. Analisis dengan memanfaatkan teori sistem David Easton, pengelolaan kolaboratif, serta konsep pariwisata berkelanjutan menunjukkan bahwa keterbatasan utama terdapat pada minimnya kolaborasi antaraktor. Penelitian ini menyatakan bahwa keberlanjutan pariwisata Pantai Anyer hanya bisa terwujud melalui kerjasama setara antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat yang mengharmoniskan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ardiansyah, I., & Julianto, E. (2023). Persepsi Wisatawan Terhadap Infrastruktur Wisata Pasca Revitalisasi Kawasan Kota Tua Jakarta. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 6(1), 194–206. https://doi.org/10.23887/jmpp.v6i1.57879
Kiswantoro, A., & Susanto, D. R. (2020). Strategi Pengelolaan Pantai Baron Sebagai Pariwisata Berkelanjutan Dalam Menyongsong Abad Samudra India. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 25(3), 249–257. https://doi.org/10.30647/jip.v25i3.1366
Kuhaja, T. (2014). Kajian Kelembagaan dalam Pengembangan Pariwisata Pantai yang Berkelanjutan.
Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 10(3), 278. https://doi.org/10.14710/pwk.v10i3.7785
Riau, U. I., Riau, U. I., & Author, C. (2025). Collaborative Governance Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Marina Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai *Fardina Ningsih 1 , Ahmad Fitra Yuza 2 1. 1–7.
Sari, L., & Sitorus, N. I. B. S. (2021). Kolaborasi Stakeholder Pariwisata dalam Pengelolaan Akomodasi di Desa Wisata Kabupaten Purwakarta di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(9), 1489–1496. https://doi.org/10.36418/jiss.v2i9.403
Sayuti, R. H. (2023). Community Readiness in Implementing Sustainable Tourism on Small Islands :
Evidence from Lombok , Indonesia.
Shandy, V. M., Novrina, P. D., & Indonesia, N. A. (2022). Ekraf : Jurnal Ekonomi Kreatif dan Inovatif
Indonesia. 1(2023), 45–53.
Supriyanto, A., Kusbandrijo, B., & Widodo, J. (2024). Tata Kelola Kolaboratif Pengembangan
Pariwisata dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pacitan. Cakrawala, 18(1), 21–34. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v18i1.680
Syabina, Z., & Prawiro, J. (2024). Analisis Pengelolaan Kebersihan Dalam Meningkatkan Keputusan Wisatawan di Pantai Tanjung Pasir Tangerang. Jurnal Pariwisata Dan Perhotelan, 2(1), 14. https://doi.org/10.47134/pjpp.v2i1.3368
Wibowo, M. S., Paninggiran, H. N. K., & Heptanti, U. (2023). Analisis Daya Tarik Wisata Dan Pengelolaan Destinasi Pantai Indah Kemangi Kabupaten Kendal. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 6(2), 608–616. https://doi.org/10.23887/jmpp.v6i2.59695