Upaya untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Etnobotany di Tk Muslimat NU 7 Wonorejo
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemandirian anak usia 4–5 tahun melalui pendekatan ethnobotany di TK Muslimat NU 7 Wonorejo. Kegiatan dilakukan dalam dua siklus dengan melibatkan anak secara langsung dalam pengenalan tanaman lokal, penanaman, perawatan, hingga pengolahan menjadi produk sederhana. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kemandirian, seperti kemampuan menyiram tanaman, mencabut rumput, hingga berinisiatif dalam aktivitas kelompok. Temuan ini didukung oleh teori perkembangan Erikson serta teori ethnobotany Martin yang menekankan pentingnya hubungan anak dengan lingkungan dan budaya lokal. Pendekatan ethnobotany terbukti efektif dan menyenangkan untuk menumbuhkan nilai kemandirian anak. Disarankan agar PAUD menerapkan strategi ini secara berkelanjutan dengan dukungan sekolah dan keterlibatan orang tua. Studi ini juga membuka peluang pengembangan lebih lanjut dalam aspek perkembangan
anak lainnya.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anggraini, D. (2017). Meningkatkan kecerdasan naturalis anak usia 5–6 tahun melalui eksplorasi tanaman di PAUD An-Najah Bojongsari (Laporan/penelitian). PAUD An-Najah Bojongsari, Depok. Retrieved from jurnal repository.
Erikson, E. H. (1963). Childhood and society (2nd ed.). New York: W. W. Norton & Company.
Johnstone, A., Crowley, R., Ball, D., Martin, A., van Sluijs, E. M. F., & … McCrorie, P. (2022). Nature-based early childhood education and children’s social, emotional and cognitive development: a systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(10), Article 5967. https://doi.org/10.3390/ijerph19105967.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Martin, G. J. (1995). Ethnobotany: A methods manual. London; New York: Chapman & Hall / Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4615-2496-0.
Parnawi, A. (2020). Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Deepublish.
Rofi’i, M., Iswari, R. S., & Indriyanti, D. R. (2022). Development of E-Module Ethnobotany based on Lombok local wisdom to improve student motivation and learning outcomes in high school. Journal of Innovative Science Education, 11(3), 362–372. https://doi.org/10.15294/jise.v11i1.59518.
Utami, F. B. (2024). Pengenalan TOGA pada anak usia dini pada TK Graha Green Kabupaten Tangerang. Tomaega (Jurnal Pendidikan/Teknik Agro?). (2024). Retrieved from OJS Unanda repository.