Pengaruh Media Diorama Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis pada Materi Zat dan Perubahan pada Kelas 4 SDN Pepelegi 2 Waru Sidoarjo

Main Article Content

Maya Eva Rahayu
Bahauddin Azmy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media diorama terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi benda dan perubahannya di kelas IV SDN Pepelegi 2. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain eksperimen lapangan. Sampel penelitian terdiri dari 32 siswa kelas IV A yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen (16 siswa) dan kelompok kontrol (16 siswa), dengan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes berpikir kritis yang diberikan setelah perlakuan (posttest). Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas menunjukkan bahwa data dari kedua kelompok bersifat homogen. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi (sig. 2-tailed) sebesar 0,847 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara penggunaan media diorama terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Dapat disimpulkan bahwa media diorama memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, karena mampu menyajikan materi secara menarik, membangkitkan minat belajar, serta mendorong siswa untuk berpikir aktif dan mendalam.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Maya Eva Rahayu, & Bahauddin Azmy. (2025). Pengaruh Media Diorama Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis pada Materi Zat dan Perubahan pada Kelas 4 SDN Pepelegi 2 Waru Sidoarjo. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 2027–2032. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i1.12503
Section
Articles

References

Feranika, O. (t.t.). Penggunaan media diorama berbasis edupreneur dalam pembelajaran IPA. [Nama jurnal atau penerbit tidak dicantumkan dalam naskah]

Hazmiwati. (2018). Peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA melalui pendekatan saintifik berbasis masalah di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 85–92.

Husnidar, & Hayati, R. (2021). Pendidikan sebagai proses komunikasi interaktif antara guru dan siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 15(1), 12–20.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 103 Tahun 2014 Tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Menengah.

Prananda, R. (2019). Konsep pembelajaran IPA terpadu di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 4(1), 22–30.

Riwahyudin. (2015). Pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 3(2), 44–50.

Sudjana, N. (2013). Media pembelajaran: Konsep dan penerapannya dalam proses belajar mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Tilaar, H. A. R. (2011). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pendidikan multikultural di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Yunidawati, L., Cahyono, B. E., & Waraulia, W. (2019). Dampak pembelajaran berpusat pada guru terhadap komunikasi siswa dalam proses belajar IPA. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(3), 45–50.