Representasi Ideologi Provokatif Detik.com tentang Demonstrasi Politik: Analisis Wacana Kritis
Main Article Content
Abstract
Artikel ini mengkaji peran media pemberitaan Detik.com yang menjadi sarana diseminasi demonstrasi dan memobilisasi massa baik secara daring maupun luring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media pemberitaan Detik.com dalam membentuk serta mempengaruhi pola pikir pembaca dan massa yang terlibat dalam aksi penyampaian aspirasi, dengan fokus pada konstruksi narasi, framing, dan dampaknya terhadap persepsi dan perilaku massa, serta mengeksplorasi bagaimana media tersebut mempengaruhi proses demokrasi melalui dinamika sosial yang terjadi di masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode Analisis Wacana Kritis (AWK) hasil dari penelitian menunjukkan bahwa media pemberitaan Detik.com berperan penting dalam memprovokasi dan memobilisasi gerakan protes untuk menyampaikan aspirasi menjadi suatu peristiwa anarki.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdurohman, W. (2017). Judul berita clickbait di media online: Analisis wacana kritis model Norman Fairclough pada judul berita clickbait di media online detikcom periode 1 Mei – 18 Mei 2017 [Skripsi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung].
Anhar, A., Hazlin, N. A. A., Simanjuntak, A., & Nurbidayah, D. (2024). Interaksi media sosial dan minat baca di kalangan Gen Z. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(5), 6241–6248. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i5.1973
Azmah, S. (2023). Analisis wacana kritis Fairclough dalam wacana pilpres 2024 (Studi kasus berita di Instagram @Pinterpolitik). Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi dan Kesehatan (J-P3K), 4(2), 89–102.
Balqis, A., Ajiziyah, N., & Peprianti, I. T., Anhar. (2024). Analisis perbandingan peranan tagline pada iklan Le Minerale dan Aqua terhadap brand awareness Kota Balikpapan. YUME: Journal of Management, 7(3), 1142–1150.
Barus, E. S. B., Manik, J. C., Siahaan, L. S., Nuraini, N., & Lubis, F. (2023). Analisis wacana kritis model Norman Fairclough pada laman Babad.id tentang pergantian ke kurikulum merdeka. IdeBahasa, 5(1), 111–118.
Bogdan, R., & Biklen, S. K. (2011). Qualitative research for education: An introduction to theories and methods. Pearson.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
CNBC Indonesia. (2025, Februari 19). Puncak demo Indonesia gelap digelar besok, ini aksi protes terbesar RI. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com
Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage.
Deha, D. (2021). Representasi Ideologi Populisme dalam Pemberitaan Tempo.co. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi.
Eriyanto. (2022). Analisis jejaring wacana: Konsep, metode, dan aplikasi untuk penelitian ilmu komunikasi, politik, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya. Prenada Media.
Fairclough, N. (1992). Discourse and social change. Polity Press.
Fairclough, N. (1995). Critical discourse analysis: The critical study of language. Longman.
Fairclough, N. (2001). Language and power (2nd ed.). Longman.
Fauzan, U. (2013). Analisis wacana kritis model Fairclough. Pendidik, 5(2), 1–15.
Halwati, U. (2019). Bias gender dalam berita kasus Vanessa Angel (Analisis wacana kritis Sara Mills dalam detik.com). Channel: Jurnal Komunikasi, 7(1), 63–72.
Hawari, M. F. (2024). Suara aktivis dalam kontestasi politik 2024 di media online (Analisis wacana kritis di Mojok.co dan Kumparan.com selama masa kampanye) [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Malang].
Hutahaean, E. S. H., Pertiwi, Y. W., & Perdini, T. A. (Tanpa Tahun). Skala Penelitian Variabel Terprovokasi Dengan Melibatkan Responden Petugas Pengamanan Demonstrasi. Fakultas Psikologi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya; Fakultas Psikologi, Universitas Persada Indonesia YAI. doi: https://doi.org/10.31599/cd8fep20
Khotimah, S. (2023). Analisis wacana kritis media online detik.com berita pengadaan seragam LV Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tangerang. Deiksis, 15(1), 89–98.
Kompas.com. (2024, September 30). Deretan gelombang demonstrasi besar terhadap DPR 2019–2024. Kompas.com. https://www.kompas.com
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (3rd ed.). Sage.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mudiawati, R. C., Hudiyono, Y., & Suhatmady, B. (2023). Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Terhadap Bahasa Slogan Aksi Demonstrasi Guru di Samarinda. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 6(3), 739-762. https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i3.694
Munfarida, E. (2014). Analisis wacana kritis dalam perspektif Norman Fairclough. Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 8(1), 1–19.
Murodi, A., & Setiyoko, Y. A. N. (2024). The Role of Social Media in Shaping Public Perception of Politics. Formosa Journal of Applied Sciences, 3(12), 4799–4812. https://doi.org/10.55927/fjas.v3i12.12571
Nasution, N. D. P., Naila, N., Siagian, S. F., & Dalimunthe, S. F. (2025). Analisis Wacana Kritis terhadap Tagline “Indonesia Gelap” dalam Berita Detik.com. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 200-211. doi: 10.54259/mukasi.v4i2.4176
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research and evaluation methods (4th ed.). Sage.
Puspita, E. K., Tsalisa, S., Pranata, R., & Anhar. (2024). Dosen otoritatif: Analisis persepsi mahasiswa STIE Balikpapan. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(5), 6201–6208. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i5.1958
Putri, R. (2019). Analisis code-switching mahasiswa dalam komunikasi akademik di Universitas Indonesia. Jurnal Linguistik Terapan Indonesia, 5(1), 45–56.
Sari, W. P. (2025). Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Internasionalisasi Bahasa Indonesia di Media Antaranews.com (Perspektif Norman Fairclough). Universitas Jambi. https://repository.unja.ac.id/id/eprint/77838
Septiani, S., Ramadhany, C. L., Putri, S. A., & Anhar, A. (2024). Koherensi dan kejelasan kalimat dalam surat perjanjian kerjasama: Pendekatan linguistik dan legal. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(5), 6162–6167.
Setiawati, R., & Rusmawati, D. (2024). Dinamika leksikal di media massa online pada kasus-kasus perundungan di Indonesia: Analisis wacana kritis model Roger Fowler. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 229–247.
Sugiono, S. (2020). Analisis wacana kritis terhadap diskursus pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di media online. Jurnal Komunikasi Universitas Garut, 6(2), 530–546.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suwito. (2013). Pengantar awal sosiolinguistik: Teori dan problematikanya. UNS Press.
Tempo.co. (2025, Agustus 30). Apa kata media asing soal demonstrasi 28–29 Agustus di Indonesia? Tempo.co. https://www.tempo.co
van Dijk, T. A. (2001). Critical discourse analysis. In D. Tannen, D. Schiffrin, & H. Hamilton (Eds.), Handbook of discourse analysis (pp. 352–371). Blackwell.
Wijana, I. D. P. (2011). Dasar-dasar sosiolinguistik. Andi.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage.