Efektivitas Pembinaan Kemandirian Ternak Ayam Petelur Sebagai Pelatihan Keterampilan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas, kendala, dan upaya dalam pelaksanaan program pembinaan kemandirian ternak ayam petelur sebagai pelatihan keterampilan narapidana di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis mengacu pada teori efektivitas organisasi R.M. Steers dengan lima indikator (produktivitas, efisiensi, pertumbuhan, moral kerja, dan internalisasi tujuan) serta konsep pelatihan keterampilan dengan empat indikator (persepsi, pengendalian diri, tanggung jawab kolektif, dan tanggung jawab individu). Hasil penelitian menunjukkan program ini cukup efektif, tercermin dari produksi harian yang stabil, pembagian tugas yang efisien, perbaikan fasilitas, semangat kerja peserta, serta keterlibatan narapidana dengan kesadaran pribadi. Hambatan meliputi keterbatasan jumlah peserta, minimnya sarana pendukung, ketiadaan sistem kaderisasi, dan kurangnya sosialisasi program. Upaya dilakukan melalui perbaikan teknis, penjadwalan kerja, pembinaan intensif, serta pelibatan pihak ketiga. Kesimpulan penelitian menegaskan program ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan, sikap kerja, dan kesiapan narapidana kembali ke masyarakat.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan.
Judijanto, L., et al. (2024). Research design: Pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Kristiandy, F. (2021). Efektivitas pembinaan kemandirian untuk meningkatkan kualitas hidup narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang. Skripsi. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.
Masda, M., Achmad, I. A., & Asmas, M. A. (2024). Pembinaan narapidana melalui pelatihan life skill: Upaya peningkatan keterampilan warga binaan. Journal of Education Sciences: Foundation & Application, 3(1), 88–98. https://doi.org/10.161985/jesfa.v3i1.87
Nurhidayat, M. (2021). Evaluasi program kemandirian narapidana di Lapas Narkotika. Jurnal Penelitian Sosial, 10(2), 89–103.
Prastina, F. P. (2021). Sistem pemasyarakatan di Indonesia: Studi efektivitas pembinaan narapidana. Yogyakarta: Deepublish.
Raharjo, M. (2014). Efektivitas program pembinaan di lapas: Studi kasus di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Jurnal Ilmu Sosial, 8(1), 75–89.
Ramadhani, N. (2021). Peran pelatihan kemandirian dalam pembinaan narapidana. Jurnal Pemasyarakatan, 11(1), 56–64.
Sari, R. (2020). Efektivitas pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Jurnal Ilmu Sosial, 8(1), 75–89.
Sari, M., & Hidayat, R. (2022). Efektivitas program pembinaan keterampilan narapidana: Studi evaluatif di Lapas Kelas IIA. Jurnal Rehabilitasi Sosial, 5(3), 203–211.
Steers, R. M. (2020). Efektivitas organisasi (2nd ed.). Jakarta: Erlangga.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Cirebon: Alfabeta.
Suryanto, T., & Wahyuni, R. (2017). Peningkatan kemandirian narapidana melalui program pembinaan berbasis keterampilan dan peluang usaha. Jurnal Pembangunan Sosial, 12(3), 45–60.
Wahyuni, A. (2021). Efektivitas pembinaan kerja narapidana di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Paradigma: Jurnal Ilmu Administrasi, 10(1), 52–66.
Wulandari, S. (2020). Strategi pembinaan warga binaan melalui peternakan ayam petelur. Yogyakarta: Pustaka Mitra.
Yuliana, T. (2018). Pembinaan narapidana dan reintegrasi sosial. Jakarta: Raja Grafindo Persada.