Dampak Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka dalam Pengembangan Aspek Seni di PAUD Bhakti Pertiwi

Main Article Content

Lailis Sa’adah
Ervin Nurul Affrida

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berperan dalam membentuk dasar perkembangan anak, baik secara kognitif, sosial-emosional, motorik, maupun moral. Kurikulum Merdeka diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan tujuan memberikan fleksibilitas dan berpusat pada anak, sehingga memungkinkan pengembangan potensi secara lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pengembangan seni di PAUD Bhakti Pertiwi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan guru dan kepala sekolah, observasi kegiatan pembelajaran, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap perkembangan seni anak, terutama dalam meningkatkan kemampuan mengekspresikan diri dan kreativitas. Namun, terdapat beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sumber daya, serta minimnya pelatihan bagi pendidik. Dengan demikian, dukungan dari pihak sekolah dan penyediaan sumber daya yang memadai menjadi faktor penting keberhasilan implementasi. Penelitian ini menyarankan agar sekolah memperkuat pelatihan guru, menyediakan fasilitas, serta memperdalam pemahaman terkait Kurikulum Merdeka untuk mendukung perkembangan seni anak usia dini secara optimal

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sa’adah, L., & Affrida, E. N. (2025). Dampak Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka dalam Pengembangan Aspek Seni di PAUD Bhakti Pertiwi. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(1), 495–505. https://doi.org/10.56799/jceki.v5i1.11316
Section
Articles

References

Affrida, E. N., & Kurniawan, A. (2023). Pelatihan pengembangan kegiatan numerasi berbasis Merdeka Belajar Merdeka Bermain pada guru di satuan pendidikan anak usia dini. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(03), 691-696.

Alfadhilah, J. (2025). Filsafat Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Jean Piaget. Alzam: Journal of Islamic Early Childhood Education, 5(1), 94-111.

Amaliyah, N., & Fatimah, W. (2023). Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Samudra Biru.

Atmojo, I. R. W., Adi, F. P., Ardiansyah, R., & Saputri, D. Y. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi (dalam implementasi Kurikulum Merdeka). CV Pajang Putra Wijaya.

Budiarti, E. (2024). Kreativitas dan Inovasi, Model Pembelajaran Anmitsukane. Kaizen Media Publishing.

Efendi, P. M., Muhtar, T., & Herlambang, Y. T. (2023). Relevansi kurikulum merdeka dengan konsepsi Ki Hadjar Dewantara: Studi kritis dalam perspektif filosofis-pedagogis. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 548-561.

Kurniawan, W. (2025). Peran Seni Rupa dalam Pembentukan Karakter Kreatif dan Inovatif pada Generasi Muda: Sebuah Tinjauan Literatur. Communication & Design Journal, 1(2), 68-79.

Masruroh, R. R., & Affrida, E. N. (2025). Pengembangan Media Parita Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Pada Masa Transisi PAUD Ke SD. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 9(1), 64-76.

Muqorrobin, S., & Fathoni, T. (2023). Peran Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Seni Hasta Karya. MENTARI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2).

Nasrullah, A., Judijanto, L., & Sepriano, S. (2024). Guru Penggerak: Teori dan Implementasi Guru Penggerak pada Kurikulum Merdeka Belajar. PT. Green Pustaka Indonesia.

Nasution, R. H., & Lubis, H. Z. (2025). Pengaruh Seni Gerak dan Tari Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini 5-6 Tahun di TK Nurul Izzah. Invention: Journal Research and Education Studies, 162-173.

Nuraeni, C., Nuroniah, P., & Hendriawan, D. (2025). Persepsi Guru PAUD terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Pendidikan Anak Usia Dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 216-227.

Nurlina, N., & Bahera, B. (2024). Belajar Melalui Bermain: Seni sebagai Sarana Pembelajaran bagi Anak Usia Dini. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 7(2), 222-232.

Permatasari, S. J., Saputra, E. E., & Sarah, S. (2025). Mengembangkan Imajinasi Anak Usia Dini melalui Kegiatan Melukis dengan Media Alam. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 442-450.

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Rofi'ah, U. A., Sholiha, M., Salamah, U., Umam, H., Fahrudi, E., Hidayati, N., Najib, A. A., & Mundzir, M. (2025). Transformasi Pembelajaran PAUD Melalui Seni: Membangun Kreativitas dan Ekspresi Anak dengan Pendekatan Inovatif. Ngabekti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 14-26.

Rumaseb, N., Labuang, P., & Pinontoan, D. (2024). Mengembangkan Aktivitas Membentuk Plastisin untuk Anak Usia Dini di Manado Classical School: Merancang dan Menciptakan Karya Seni Rupa. Montessori Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, 5(2), 14-20.

Setyaningrum, N. D. B. (2020). Peranan Pendidikan Seni Di Dalam Pengembangan Kreatifitas Dan Pembentukan Nilai Positif Pada Anak. GETER: Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik, 3(2), 53-63.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. CV. Alfabeta.

Telaumbanua, K., & Bu’ulolo, B. (2024). Manfaat seni rupa dalam merangsang kreativitas anak usia dini. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 123-135.

Zaman, A. Q., Irnawati, I., & Widyatama, P. R. (2023). PPKn teachers’ efforts in understanding students through the merdeka belajar curriculum. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 8(4), 459-468.