Smart Generation Movement: Sosialisasi Teknologi Tepat Guna di SMPN 1 Karangrejo untuk Meningkatkan Kreativitas dan Solusi Lokal

Main Article Content

Agung Nugroho
Imam Sutrisno
Afif Zuhri Arfianto
Ari Wibawa Budi Santosa

Abstract

Kegiatan sosialisasi teknologi tepat guna merupakan salah satu upaya nyata dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan solutif pada siswa sekolah menengah. Program 'Smart Generation Movement' ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan teknologi sederhana yang relevan dengan kebutuhan lokal melalui pendekatan partisipatif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di SMPN 1 Karangrejo dengan melibatkan siswa kelas 8 dan 9 dalam serangkaian kegiatan sosialisasi dan praktik teknologi tepat guna. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kesadaran terhadap penerapan teknologi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kegiatan ini menjadi sarana efektif dalam membentuk generasi muda yang inovatif, peduli, dan berdaya saing di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nugroho, A., Sutrisno, I., Afif Zuhri Arfianto, & Ari Wibawa Budi Santosa. (2025). Smart Generation Movement: Sosialisasi Teknologi Tepat Guna di SMPN 1 Karangrejo untuk Meningkatkan Kreativitas dan Solusi Lokal. Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 300–303. https://doi.org/10.56799/joongki.v5i1.12475
Section
Articles

References

1. Kemendikbud. (2021). Panduan Penguatan Literasi Teknologi di Sekolah Menengah. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah.

2. Suryana, T. (2020). Teknologi Tepat Guna sebagai Sarana Pembelajaran Inovatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 33–41.

3. Prasetyo, A. & Lestari, D. (2022). Penerapan Inovasi Teknologi dalam Pendidikan Abad 21. Jurnal Pendidikan Kreatif, 6(1), 15–24.

4. Wahyuni, R. (2023). Literasi Teknologi dan Kreativitas Siswa di Sekolah Menengah. Jurnal Edukasi Digital, 7(3), 44–53.

5. UNESCO. (2020). Fostering Creativity through Technology in Education. Paris: UNESCO Publishing.

Most read articles by the same author(s)